Senam Otak (Brain Gym) untuk Mengoptimalkan Fungsi Otak

image

PENDAHULUAN
Anak adalah anugerah terindah yang diberikan Tuhan kepada setiap orang tua, hal yang wajar kenapa orang tua meinginkan anak-anaknya menjadi yang terbaik. Mendapatkan anak-anak yang sehat dan cerdas adalah dambaan setiap orang tua. Untuk mendapatkan anak yang cerdas, seorang ibu sudah harus mempersiapkan dari awal kehamilan hingga pertumbuhan anak selanjutnya, dengan memberikan asupan gizi yang terbaik untuk memaksimalkan pertumbuhan otak anak.
Banyak cara untuk menjaga pertumbuhan otak yang maksimal pada ada, tidak hanya dengan menjaga gizi asupan makanya saja, akan tetapi ada beberapa cara yang bisa membantu untuk meningkatkan kecerdasan pada anak, salah satunya dengan Senam Otak (Brain Gym).
Pada mulanya Senam otak atau Brain Gym dimanfaatkan bagi anak-anak yang mengalami kesulitan-kesulitan seperti sakit ADD (Attention Deficit Disorder), hiperaktif, kerusakan otak, sulit konsentrasi dan depresi. Dengan melakukan gerakan-gerakan Brain Gym kesulitan diatas dapat diperbaiki kemampuan otaknya. namun dalam perkembangan selanjutnya Brain gym digunakan untuk bermacam-macam kegunaan. Bahkan orang yang lanjut usia yang sudah kehilangan kewas-padaan serta refleks-nya, dapat dibang- kitkan kembali lewat Brain Gym. Di Amerika dan Eropa Brain Gym sudah populer, karena terbukti manfaatnya dan juga gerakan-ge-rakan yang mudah dilakukan.
Brain Gym adalah serangkaian latih-an gerak yang sederhana untuk memudahkan kegiat-an belajar dan penyesuaian dengan tuntutan sehari-hari. Digunakan untuk meningkatkan pengalaman belajar dengan keseluruhan otak.
TUJUAN
            Dalam pelatihan ini bertujuan untuk memberikan informasi tentang bagaimana cara menjaga dan meningkatkan kecerdasan anak dengan menerapkan sistem brain gym, dan kenapa brain gym ini diperlukan.
MANFAAT
            Brain gym diakui sebagai salah satu teknik belajar yang paling baik, sehingga banyak manfaat yang terdapat dalam brain gym itu sendiri. Manfaat di berikannya brain gym adalah :
Memungkinkan belajar dan bekerja tanpa stress
Dapat dilakukan dalam waktu singkat (kurang dari 5 menit)
Tidak memerlukan bahan atau tempat yang khusus
Dapat dipakai dalam semua situasi belajar/bekerja juga dalam kehidupan sehari-hari
Meningkatkan kepercayaan diri 
Menunjukkan hasil dengan segera
Sangat efektif dalam penanganan seorang yang mengalami hambatan dan stress belajar.
Memandirikan seorang dalam belajar dan mengaktifkan seluruh potensi dan keterampilan yang dimiliki oleh seseorang.
BRAIN GYM
            Brain gym atau senam otak merupakan salah satu cara untuk meningkatkan daya kerja otak, dengan melakukan gerakan-gerakan brain gym otak dapat lebih bisa merelekskan sistem-sistem nya.
Brain Gym diperlukan karena :
Orang yang sulit belajar, berusaha terlalu keras
sehingga terjadi stress di otak.
Mekanisme integrasi otak melemah sehingga bagian-bagian otak tertentu kurang berfungsi.
Informasi yang diterima di otak bagian belakang  sulit diekspresikan sehingga orang merasa kurang berhasil dan stress yang meng-akibatkan semangat belajar atau bekerja menjadi berkurang
Orang yang kurang belajar dan berusaha mungkin prestasinya akan statis atau bahkan menurun, perasaan tidak berhasil akan semakin bertambah sehingga sulit keluar dari lingkaran negatif itu.
Mengatasi hal di atas dapat dilakukan dengan tes otot dan Brain Gym. Test otot berguna untuk mengetahui hambatan-hambatan di dalam tubuh yang berpengaruh pada kemampuan belajar dan daya tangkap. Brain Gym membuka bagian-bagian otak yang sebelumnya tertutup atau terhambat se-hingga kegiatan belajar atau bekerja menggunakan seluruh otak (whole brain learning).
Brain Gym akan memberikan hasil sebagai berikut:
Stress emosional berkurang dan pikiran lebih
jernih.
Hubungan antar manusia dan suasana belajar/kerja lebih rileks dan senang.
Kemampuan berbahasa dan daya ingat meningkat.
Orang menjadi lebih bersemangat, lebih kreatif dan efisien.
Orang merasa lebih sehat karena stress berkurang.
Prestasi belajar dan bekerja meningkat
Otak manusia seperti hologram, terdiri dari tiga dimensi dengan bagian-bagian yang saling berhubungan sebagai satu kesatuan. Pelajaran lebih mudah diterima apabila mengaktifkan sejumlah panca indera daripada hanya diberikan secara abstrak saja. Akan tetapi otak manusia juga spesifik tugasnya, untuk aplikasi gerakan Brain Gym dipakai istilah Dimensi Lateralitas untuk belahan otak kiri dan kanan, Dimensi Pemfokusan untuk bagian belakang otak (batang otak atau brainstem) dan bagian depan otak (frontal lobes), serta Dimensi Pemusatan untuk sistem limbis (midbrain) dan otak besar (cerebral cortex).
LATERALITAS
Sisi tubuh manusia dibagi dalam sisi kiri dan sisi kanan. Otak bagian kiri aktif bila sisi kanan tubuh digerakkan dan otak bagian kanan aktif apabila sisi kiri tubuh digerakkan. Kemampuan belajar paling tinggi apabila kedua belahan otak bekerja sama dengan baik.
Gerakan menyeberang garis tengah mengaktifkan kerjasama tersebut. Gerakan untuk menyeberang garis tengah menyangkut: Sikap positif, mendengar, melihat menulis, bergerak.
Beberapa contoh gerakan Dimensi lateralitas:
Gerakan menyeberang garis tengah  (Midline Movements)
Belahan kiri aktif bila menggunakan badan sisi kanan. Belahan kanan aktif bila menggunakan badan sisi kiri. Membayangkan huruf X akan memberitahu otak untuk menggunakan kedua bagian pada saat yang sama. GERAKAN MENYEBERANG GARIS TENGAH membantu menggunakan kedua belahan otak secara bersamaan dan harmonis.
Gerakan Silang (Cross Crawl)
Menggerakkan tangan kanan bersamaan dengan kaki kiri dan kaki kiri dengan tangan kanan. Berge-rak ke depan, ke samping, ke belakang, atau jalan di tempat. Untuk “menyeberang garis tengah” sebaiknya tangan menyentuh lutut yang berlawanan.
8 Tidur (Lazy 8s)
Gerakan dengan membuat angka delapan tidur di udara, tangan mengepal dan jari jempol ke atas, dimulai dengan menggerakkan kepalan ke sebelah kiri atas dan membentuk angka delapan tidur. Diikuti dengan gerakan mata melihat ke ujung jari jempol. Buatlah angka 8 tidur 3 kali setiap tangan dan dilanjutkan 3 kali dengan kedua tangan.
FOKUS
Fokus adalah kemampuan menyeberangi “garis tengah partisipasi” yang memisahkan bagian belakang dan depan tubuh, dan juga bagian belakang (occipital) dan depan otak (frontal lobe). Perkembangan refleks antara otak bagian belakang dan bagian depan  yang mengalami fokus kurang (underfocused) disebut “kurang perhatian”, “kurang mengerti”, “terlambat bicara”, atau “hi-peraktif”. Kadangkala perkembangan refleks an-tara otak bagian depan dan belakang mengalami fokus lebih (overfocused) dan berusaha terlalu keras. Gerakan-gerakan yang membantu melepaskan hambatan fokus adalah aktivitas integrasi de-pan/belakang.
Gerakan untuk mengintegrasikan otak depan dan otak belakang adalah Gerakan meregangkan Otot, dengan contoh sebagai berikut :
Burung Hantu
Burung hantu menghilangkan kekakuan yang ada jika kita terlalu banyak duduk atau membaca. Urutlah otot bahu kiri dan kanan. Tarik napas saat kepala berada di posisi tengah, kemudian embuskan napas ke samping atau ke otot yang tegang sambil relaks. Ulangi gerakan dengan tangan kiri.
Mengaktifkan Tangan
Mengaktifkan tangan membantu menulis, mengeja dan juga menulis kreatif. Luruskan satu tangan ke atas, tangan yang lain ke samping kuping memegang tangan yang ke atas. Buang napas pelan, sementara otot-otot diaktifkan dengan mendorong tangan keempat jurusan (depan, belakang, dalam dan luar), sementara ta-ngan yang satu menahan dorongan tsb.
Lambaian Kaki
Gerakan yang bermanfaat untuk membuka otak “bahasa”, membantu kemampuan bicara dan   mengungkapkan diri. Cengkeram tempat-tempat yang terasa sakit di pergelangan kaki, betis dan belakang lutut, satu persatu, sambil pelan-pelan kaki di lambaikan/di-gerakkan ke atas dan ke bawah.
Pasang Kuda-kuda
Gerakan ini membantu berkonsentrasi pada apa yang sedang dikerjakan dan juga menolong mengingat apa yang telah dipelajari.
Mulai dengan kaki terbuka. Arahkan kaki kanan ke kanan, dan kaki kiri tetap lurus ke depan. Tekuk lutut kanan sambil buang napas, lalu ambil napas waktu lutut kanan diluruskan kembali. Pinggul ditarik ke atas. Gerakan ini untuk menguatkan otot pinggul (bisa dirasakan di kaki yang lurus) dan membantu kestabilan punggung. Ulangi 3x, kemudian ganti dengan kaki kiri.
PEMUSATAN
Pemusatan adalah kemampuan untuk menyeberangi garis pisah antara bagian atas dan bawah tubuh dan mengaitkan fungsi dari bagian atas dan bawah otak, bagian tengah sistem limbis (mid brain) yang berhubungan dengan informasi emosional serta otak besar(cerebrum) untuk berpikir yang abstrak. Ketidakmampuan untuk mempertahankan pemusatan ditandai dengan ketakutan yang tak beralasan, ketidakmampuan untuk me- nyatakan emosi.
Otak mempunyai milyaran sel kecil yang disebut neuron yang dihubungkan dengan jalur-jalur syaraf. Gerakan-gerakan yang menyambungkan hubungan syaraf tersebut adalah gerakan-gerakan meningkatkan energi dan penguatan sikap yang merupakan bagian dari pemusatan.
Air
Air merupakan pembawa energi listrik yang sa-ngat baik. Dua per tiga tubuh manusia terdiri dari air. Air dapat mengaktifkan otak untuk hubungan elektro kimiawi yang efisien antara otak dan sistem saraf, menyimpan dan menggunakan kembali informasi secara efisien. Dengan kecu- kupan air semua kemampuan akademik dapat meningkat. Minum air yang cukup sangat bermanfaat sebelum menghadapi test atau kegiatan lain yang menimbulkan stress. Kebutuhan air adalah kira-kira 2 % dari berat badan per hari.
Sakelar Otak
Sakelar otak (jaringan lunak di bawah tulang selangka di kiri dan kanan tulang dada), dipijat dengan satu tangan, sementara tangan yang lain memegang pusar.
Tombol Bumi
Letakkan dua jari dibawah bibir dan tangan yang lain  di pusar dengan jari menunjuk ke ba-wah.Ikutilah dengan mata satu garis dari lantai ke loteng dan kembali sambil bernapas dalam-dalam. Napaskan energi ke atas, ke tengah-tengah badan
Pasang Telinga
Gerakan ini membantu mendengar lebih baik. Sebaiknya dilakukan sebelum kelas dimulai. Pijit daun telinga pelan-pelan, dari atas sampai ke bawah 3x sampai dengan 5x.
Kait Relaks
Kait relaks menghubungkan lingkungan elektris di tubuh, dalam kaitannya dengan pemusatan perhatian dan kekacauan energi. Pikiran dan tubuh  relaks bila energi mengalir lagi dengan baik di dae-rah yang semula mengalami ketegangan.
Letakkan  kaki kiri di atas kaki kanan, dan tangan kiri di atas tangan kanan dengan posisi jempol ke bawa, jari-jari kedua tangan saling meng-genggam, kemudian tarik kedua tangan ke arah pusat dan terus ke depan dada. Tutuplah mata dan pada saat menarik napas lidah ditempelkan di langit-langit mulut dan dilepaskan lagi pada saat menghembuskan napas. Tahap kedua, buka silangan kaki, dan ujung-ujung jari kedua tangan saling bersentuh-an secara halus, di dada atau dipangkuan, sambil bernapas dalam 1 menit lagi.
Titik Positif
Titik positif adalah dua tonjolan di tengah dahi. Sentuhlah titik positif dengan kedua ujung jari tangan selama 30 detik sampai dengan 30 menit.
Gerakan ini mengaktifkan bagian depan otak guna menyeimbangkan stress yang berhubungan dengan ingatan tertentu, situasi, orang, tempat dan ketrampilan. Menghilangkan refleks “bertindak tanpa berpikir”, Mengatasi “lupa” karena gugup, menunjang ungkapan kata, menenangkan pada saat menghadapi tes di sekolah dan dalam penyesuaian sehari-hari.
Brain gym atau senam otak sangat mudah dilakukan, baikdalam keadaan formal ataupun non formal. Dapat dilakukan di rumah ataupun disekolah. Brain gym sangat membantu kalau anak sudah merasa penat dalam belajar, brain gym dapat mereleksakan kembali daya kerja otak, sehingga otak dapat kembali bekerja dan anak dapat belajar dengan baik kembali. Jangan lupa mengkonsumsi air putih sebelum melakukan brain gym.

Referensi 
Buku Panduan Lengkap Brain Gym, Senam Otak, Paul E. Dennison, Ph.D, Gail E. Dennison
Brain Gym, Senam Otak, Paul E. Denisson, Ph.D, Gail E. Dennison

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s